Konon katanya, mbribik mantan ki luwih gampang daripada gendam nyar-nyaran.
***
Oraa.. aku ra lagi bahas cinta-cintaan. Tema expired kuwi. Aku gur arepe cerito. Ngene ceritane.
Alkisah setahun kemarin, malam-malam ketika 2 anak di rumah sedang rebutan remote tv, ditimpali teriakan emaknya sesekali, aku ikut seminar. Seminar online tentang bagaimana membina keluarga agar penuh harmoni dengan menambah penghasilan melalui affiliate shopee.
Pada salah satu sesi, pemateri mengutip kalimat Philip Kotler yang berbunyi “it costs five times more to acquire a new customer than to retain an existing one”, yang kalau diterjemahkan awur-awuran jadinya seperti kalimat di awal tadi.
Hari berlalu, minggu luruh bersama waktu.
Aku kembali sibuk dengan pekerjaan di kampus. Ya validasi maba, pelaksanaan pbak, laporan pmb, dan lainnya dan lainnya. Hal yang selanjutnya aku sadari bahwa di sela-sela pekerjaan tadi beberapa rekan kerja sering tanya informasi tentang penerimaan mahasiswa yang ketika aku tanya balik ternyata bukan buat anaknya tapi buat anak temannya. Lha anaknya sendiri ternyata lebih memilih kampus lain.
Mendadak mak cling, seperti kesambet mantan, tiba-tiba aku ingat quote pemateri shopee yang dulu itu soal pelanggan lama. Tiba-tiba pula aku ingat konsep sense of belonging pelanggan di bukunya Rianto Astono serta konsep informasi ekslusif pelanggan di bukunya Jonah Berger. Efek kesambet mantan ternyata memang luar biasa memicu ingatan.
Berbekal fakta-fakta tadi, kayaknya aku bisa sedikit berkontribusi.
Di kampus aku mengembangkan aplikasi SIAM yang mengelola login pengguna lintas aplikasi. Istilah lainnya adalah single-sign on atau sso. SIAM ini akan sering dikunjungi pengguna karena semua otentikasi aplikasi yang telah tergabung akan lewat sana. Ini bisa menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan untuk retain pelanggan lama melalui teknik sense of belonging dan exclusive information tadi.
Ide di atas aku catat dalam laporan pengembangan aplikasi siam di bagian saran pengembangan lanjutan. Sekian bulan ide tadi mengendap hingga muncul kebutuhan untuk broadcast channel wa pbak bagi maba yang menjadi jalan ide tadi untuk tereksekusi.
Takdir emang kadang gitu itu. Ikut seminar marketing buat nambah penghasilan, ujung-ujungnya nambah pekerjaan tanpa bonus penghasilan. Wkwk.
Eh tapi btw, kalau kamu butuh aplikasi sso kecil-kecilan macam siam, aku bisa lho gawekno. Marketing lho iki 🤣
0 Comments