Berbeda dengan OJS 2, pada OJS 3 secara default kita tidak akan menemukan isian nomor telepon pada laman pendaftaran pengguna. Padahal oh padahal, data nomor telepon ini sangat dibutuhkan oleh admin untuk komunikasi dengan penulis yang mengirimkan naskahnya ke jurnal kita.


PKP (Public Knowledge Project) sebagai pengembang OJS memang sengaja menghapus beberapa isian pada form pendaftaran termasuk nomor telepon dengan beberapa pertimbangan.

Yang pertama untuk mematuhi regulasi privasi data (GDPR) yang salah satu prinsipnya adalah Data Minimization. Prinsip ini menyatakan bahwa sistem hanya boleh mengumpulkan data pribadi yang benar-benar esensial untuk menjalankan layanannya. Dalam konteks publikasi jurnal, email adalah identitas dan jalur komunikasi yang esensial, sedangkan nomor telepon pribadi dianggap sebagai data sensistif yang tidak mutlak diperlukan untuk siklus penerbitan.

Kepatuhan terhadap GDPR ini bisa kita baca pada dokumentasi resmi PKP yang di sana dinyatakan bahwa data yang wajib diisikan hanya username, nama depan, nama belakang, email serta password pengguna. Data-data lain seperti nomor telepon, biografi, Orchid ID dan lainnya tetap diakomodasi namun statusnya opsional dan bisa diisikan pada laman profil pengguna bukan di laman pendaftaran awal.

Yang kedua untuk menyederhanakan pengalaman pengguna (UX Factor). Jika kita ingat pada OJS 2, laman pendaftaran penggunanya menampilkan banyak sekali isian data yang kadang memicu registration fatigue atau rasa malas untuk mendaftar. Pada OJS 3, PKP menyederhanakannya untuk menghilangkan friction tersebut dan meningkatkan konversi pendaftaran pengguna.

Yang terakhir terkait integritas rekam jejak editorial (Audit Trail). OJS dirancang sebagai sistem manajemen alur kerja (workflow) tertutup. Sistem mengharapkan seluruh komunikasi (diskusi, revisi, keputusan) dilakukan melalui fitur bawaan OJS dengan notifikasi melalui email agar semua kegiatan terekam secara historis di server jurnal. Jika editor dan author terbiasa berkomunikasi melalui jalur pribadi seperti nomor telepon, jurnal akan kehilangan rekam jejak resmi mengenai proses editorial naskah tersebut.


Yang menjadi masalah sekarang adalah, komunikasi melalui aplikasi yang sudah disertai notifikasi pada email belum menjadi budaya di sini. Kita lebih nyaman dan terbiasa untuk komunikasi melalui telepon atau whatsapp yang ringkas dan personal.

Lalu bagaimana untuk menyelesaikan masalah ini? Apakah kita bisa menambahkan bahkan mewajibkan isian nomor telepon pada laman pendaftaran?

Bisa dan untuk teknisnya silakan ikuti panduannya di sini: OJS 3 – Menambahkan Isian Nomor Telepon.

Categories: Work

2 Comments

OJS 3 : Menambahkan Isian Nomor Telepon - Bulan Biru · April 4, 2026 at 12:29 pm

[…] Pada praktek pengelolaan jurnal, kadang kita sebagai admin membutuhkan nomor telepon penulis untuk kebutuhan komunikasi. Padahal isian nomor telepon tersebut, pada laman pendaftaran OJS 3, secara default tidak lagi tersedia karena beberapa alasan yang di antaranya bisa kita baca di sini. […]

OJS 3 : Menampilkan Nomor Telepon Author Pada Workflow Editorial - Bulan Biru · April 7, 2026 at 10:26 am

[…] Komunikasi antara Editor dan Author sebenarnya sudah difasilitasi oleh OJS melalui fitur Discussion pada laman Workflow. Hanya saja untuk beberapa alasan, kadang dibutuhkan komunikasi yang lebih cepat di luar sistem yang salah satu caranya adalah melalui telepon. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *